she.id

7 Kota dengan Tempat Ibadah Antar Agama yang Saling Berdekatan

7 Kota dengan Tempat Ibadah Antar Agama yang Saling Berdekatan
Yerusalem (Shutterstock)

She - Toleransi antar umat beragama menjadi sebuah impian bagi setiap orang yang mendambakan kedamaian. Tidak jarang konflik soal perbedaan agama menjadi sebuah problem dilematis bagi setiap orang yang tidak ingin terlibat kekerasan baik verbal atau pun non verbal.

Sejumlah kota di belahan dunia mampu menciptakan sebuah lambang keindahan dari kerukunan antar umat beragama yang tersirat lewat simbol-simbol keagamaan. Pada sejumlah kota di berbagai negara ini terdapat Masjid, Gereja dan Kuil yang lokasinya saling berdekatan bahkan berdampingan.

Kedekatan tersebut menunjukkan bahwa komunikasi antar agama yang berbeda tidak hanya mungkin dilakukan, namun mungkin juga dipraktekkan setiap hari oleh masyarakat yang hidup di berbagai benua.

Baca Juga: 4 Langkah Melakukan Full Time Traveling Tanpa Meninggalkan Karir
Naik Kereta Wisata Untuk Dapatkan Suasana Perjalanan Seru

Berikut ini kota-kota dengan perpaduan yang kaya antara tempat-tempat suci dan tempat pemujaan berbagai agama, semuanya terkonsentrasi dalam jarak kurang dari satu kilometer, seperti dilansir dari Al Arabiya:

1. Berlin

Pada tahun 2018 rencananya Berlin akan membangun sebuah bangunan unik yang dikenal dengan nama Rumah Satu (House of One) yang merupakan sebuah tempat suci untuk tiga agama.

Muslim, Kristen dan Yahudi akan memiliki satu rumah ibadah di Berlin, dimana Masjid, Gereja dan Sinagoge berada dalam satu atap bersama.

Tiga bagian terpisah akan dihubungkan oleh ruang komunal di tengah bangunan. Ruang inilah yang akan menjadi tempat pertemuan, sebuah ruang untuk dialog antar agama dimana pemuja dan anggota masyarakat dapat berkumpul dan belajar lebih banyak tentang ketiga agama ini dan satu sama lain.

Menurut Imam Kadir Sanci, salah satu orang di balik konsep tersebut, ciri khasnya adalah "atmosfir keterbukaan yang memberi umat Islam di kota dan negeri ini sebuah tempat seperti rumah dan tempat berdialog secara serius untuk menafsirkan dan mengamati agama. Dengan cara itu kita bisa menjadi bagian dari pertukaran yang bermanfaat dengan kota dan agama-agama lain".

2. Yerusalem

Yerusalem bukan hanya berbicara soal perbatasan teritorial, namun di tempat ini merupakan lambang dialog antar-agama. Sudah berabad-abad masyarkat disana hidup berdampingan hal itu dapat dibuktikan dengan banyaknya situs-situs keagamaan yang saling berdekatan.

Di Yerusalem, dalam area seluas satu kilometer persegi terdapat Masjid Al Aqsa, tempat yang memiliki sejarah kuat perjalanan Isra Mi'raj Nabi Muhammad. Lalu ada, Gereja Pengampunan dan Pengenaan Salib, Gereja Makam Suci yang merupakan sebuah basilika berasal dari Abad ke-4. Ada juga, Gereja Orthodok Rusia Maria Magdalena, Gereja St. Anne, Tembok al-Buraq.

Di areal ini juga terdapat Kuil Mount, sebuah tempat suci di puncak sebuah bukit yang juga disebut Suaka Suci yang berisi struktur Islam, Kristen dan Yahudi.

3. Singapura

Singapura dikenal sebagai negara yang begitu maju dan modern. Namun dari segi keagamaan, Singapura termasuk salah satu negara yang memiliki tingkat toleransi antar-umat beragam yang cukup baik.

Buddhisme, Islam, Kristen, Hindu dan agama lain semuanya hidup berdampingan di Singapura. Di sepanjang Jalan Telok Ayer, lima tempat suci yang berbeda berdiri berdekatan dengan jarak yang tidak sampai dari satu kilometer. Kuil Hindu Sri Mariamman, Kuil Peninggalan Buddha, Masjid Al-Masjid Abrar, Gereja Metodis Telok Ayer, dan Kuil Cina Thian Hock Keng.

4. Istanbul

Turki merupakan negara yang dipengaruhi oleh dua kebudayaan yaitu Asia dan Eropa. Selain memiliki daya tarik wisata, di distrik Fener Istanbul, kurang dari satu kilometer enam tempat suci yang telah berdiri sejak lama. Gereja Pammakaristos yang diubah menjadi Masjid Fethiye pada tahun 1591, sinagoga Ahrida abad ke 15 di Istanbul, Gereja Mongol St. Mary, Gereja Ortodoks Konstantinopel Patriark, Masjid Gül dan Masjid Yavuz Selim.

5. Cordoba

Kota Cordoba di Spanyol memiliki sejarah panjang tentang dialog antar agama Islam dan Kristen. Adalah Katedral Masjid Córdoba, merupakan sebuah situs suci yang pada awalnya merupakan kuil kecil asal Kristen, selama bertahun-tahun tempat ini dimiliki oleh umat Islam dan Kristen. Tempat suci ini menjadi Masjid Agung Cordoba di bawah kepemimpinan Emir 'Abd al-Rahman I. Pada abad ke-13 dengan Reconquista bangunan tersebut berubah menjadi Gereja Katolik Roma yang masih ada hingga sekarang.

Masjid-Katedral Cordoba, seperti yang telah disebut diatas, hanya berjarak 300 meter dari Sinagoga di Calle Judios (Jewishs Street) dan Gereja Virgen de los Faroles dan Gereja Katolik lainnya.

6. Palermo

Kota Palermo di Italia terdapat Masjid Tunisia yang berjarak kurang dari 500 meter dari lokasi Katedral Palermo dan beberapa gereja Katolik lainnya. Termasuk Gereja Santa Maria del Sabato yang pada bulan Januari 2017 memutuskan untuk mengubah oratoriumnya menjadi sebuah Sinagoga.
lingkungan yang sama.

7. Jakarta

Masjid Istiqlal merupakan salah satu masjid terbesar di Indonesia ini sudah begitu dikenal hingga ke luar negeri, bahkan beberapa imam besar dari manca negara pernah mengunjungi masjid ini. Tidak jauh dari Masjid Istiqlal terdapat sebuah Gereja Katedral yang tidak kalah megah. Dua bangunan yang saling besebrangan ini letaknya sering disimbolkan sebagai wujud toleransi umat beragama di Indonesia.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya