she.id

Hati-hati, Ini Dia Tanda-Tanda Kamu Harus Berhenti Mengemudi

Hati-hati, Ini Dia Tanda-Tanda Kamu Harus Berhenti Mengemudi
Kendaraan melintas di pintu keluar Tol Pejagan-Brebes Timur, Jawa Tengah, Rabu (29/6). Pada H-7 kendaraan arus mudik yang melintas di Tol Pejagan-Brebes Timur dan Jalur Pantura mulai meningkat. (Foto: Antara/Oky Lukmansyah)

She -  Mengemudikan kendaraan di tengah jalanan padat dan macet mudik tentunya membutuhkan perhatian ekstra. Selain memastikan jalan dan kondisinya aman, sangat penting juga untuk memastikan tubuh benar-benar dalam kondisi fit.

Jangan sampai kamu membahayakan diri sendiri saat mengemudi. Jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi. Dilansir dari berbagai sumber berikut tanda-tanda untuk saatnya kamu berhenti mengemudi dan luangkan waktu untuk istirahat sejenak.

1. Kesulitan menggerakkan kaki antara gas dan pedal rem
Jika kamu sudah mulai bingung di antara keduanya. Fokus dan daya konsentrasi menurun. Berbagai peringatan rambu lalu lintas juga makin sering diabaikan. Apalagi kalau sudah ditambah dengan rasa pusing, ini jadi tanda kamu harus istirahat dulu.

2. Sering membanting setir
Kelelahan atau kecapekan karena sudah menyetir berjam-jam bisa jadi penyebab kamu jadi susah mengendalikan setir. Selain itu, refleks dalam mengemudi juga berubah. Jangan dipaksakan terus menyetir, lebih baik menghentikan kendaraan dan istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Baca Juga: Tips Mempersiapkan Perjalanan Mudik yang Aman
Tips Beli Oleh-oleh Sepulang Mudik Lebaran

3. Daya penglihatan mulai terganggu
Pandangan mulai kabur atau buram. Susah membaca tanda atau peringatan rambu lalu lintas dengan jelas. Kalau kamu sudah mengalami hal ini, benar-benar harus istirahat terlebih dahulu. Apalagi kalau kamu melakukan perjalanan di malam hari, keselamatan jadi prioritas yang paling penting dalam perjalanan mudik.

4. Mulai sering menguap dan mata terasa berat
Sudah banyak kasus kecelakaan yang terjadi karena pengemudinya mengantuk. Jadi jangan sampai kamu menyepelekan hal ini. Kalau kamu sudah sering menguap dan mata terasa berat, hentikan mobil dan cari tempat atau penginapan untuk tidur sebentar. Atau bisa dikombinasikan dengan minum kopi atau minuman yang mengandung kafein untuk membuatmu terjaga lebih lama.

5. Sakit kepala atau migrain
Penyebab sakit kepala ini bisa bermacam-macam. Mulai dari dehidrasi, efek obat-obatan yang dikonsumsi, kurang tidur, dan kelelahan. Kalau kepala mulai terasa sakit atau nyeri seperti dihantam palu, jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi.

Yang perlu diingat adalah, yang paling paham dengan kondisi tubuh adalah diri kamu sendiri. Jadi jika kamu mulai merasa capek atau susah konsentrasi saat mengemudi, sebaiknya berhentilah sejenak. Atau minta orang lain menggantikanmu mengemudi.

Selamat jalan dan hati-hati yaa!

Video Trending Pilihan Editor : www.she.id

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya