she.id

Komunitas 'Satu Orang Satu Anak Yatim'

Komunitas 'Satu Orang Satu Anak Yatim'
Kegiatan Ta'lim Anggota RPL, Janda, dengan Indadari

She - Kita bisa jika kita bersama. Kalimat itulah yang menjadi sumber harapan bagi komunitas RPLKHB atau Remaja Peduli Lingkungan dan Kamila Hati Bangsa. Dari namanya, mungkin yang terbayang di benak kita adalah sebuah komunitas yang menjaga penghijauan lingkungan. Tapi nyatanya bukanlah demikian.

Komunitas ini dibentuk oleh Wahyu Subuh untuk mengangkat kesejahteraan anak yatim dan janda. Awal mula terbentuknya komunitas RPLKHB berangkat dari sebuah ajaran Rasulullah SAW untuk merawat anak yatim, janda, dan kaum dhuafa lainnya agar kelak kita juga mendaat perlindungan dari Allah SWT. Selain itu, Founder komunitas ini ternyata juga pernah merasakan pahitnya hidup. Di mana perjuangan mendapat sesuap nasi dirasa begitu sulit. Maka dibentuklah komunitas RPLKHB untuk meminimalisir orang-orang agar tak mengalami hal pahit seperti dirinya dulu.

RPLKHB melakukan kegiatan rutin seperti Jumu'ah Mubarak, di mana setiap hari Jumat, komunitas ini mengantarkan nasi bungkus ke rumah janda dan anak yatim. Bahkan tak jarang, mereka juga membuat acara kumpul-kumpul di salah satu rumah anggotanya. Unggulan dari komunitas ini adalah program satu orang satu anak yatim, tapi terbuka juga untuk merawat janda yang memiliki keterbatasan uang dan fisik. Jadi, para setiap bulannya, komunitas ini akan memberi bantuan berupa uang yang kemudian akan disetorkan kepada anak yatim atau janda. Tak berhenti di situ, mereka juga pernah membangun toilet bersama bagi warga yang tidak punya toilet di rumahnya.

Baca Juga: Komunitas Ini Berharap Satukan Indonesia Lewat Nasi Bungkus
Yuk, Kenal dengan Komunitas 'Say No to Ngemis'

Anggota komunitas RPLKHB tak sembarangan direkrut, seperti Indadari dan Aiman Ricky pun ternyata bergabung dengan komunitas RPL. Ini dikarenakan, Founder takut tidak amanah jika anggota komunitasnya berasal dari orang yang belum dikenalnya. "Untuk ngurus sumbangan dari angota yang baru sekitar 50 aja berat banget, takut ada uang yang kelewat. Apalagi kalo lebih, serem numpuk duit orang." Ujar Wahyu, Founder komunitas tersebut.

Tapi bagi anda yang ingin bergabung jangan dulu berkecil hati, sebab tidak menutup kemungkinan komunitas ini akan merekrut anggota baru. "Ya gak menutup kemungkinan juga, kita akan rekrut dari anggota dari luar. Udah banyak yang request juga di Instagram. Tapi untuk sekarang belum dulu." Katanya lagi.

Bagi yang ingin melihat kegiatan dari komunitas ini, anda bisa langsung berkunjung ke laman Instagram @wahyusubuh_91

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya