she.id

Cara Efektif Turunkan Risiko Diabetes Saat Hamil

Cara Efektif Turunkan Risiko Diabetes Saat Hamil
Ilustrasi ibu hamil (Shutetrstock)

She - Latihan prenatal dapat menjadi cara efisien bagi perempuan yang mengalami obdesitas di awal kehamilan untuk menurunkan risiko diabetes, tekanan darah tinggi dan komplikasi lain.

"Studi ini menunjukkan intervensi berbasis latihan prenatal mengarah kepada hasil yang lebih baik pada perempuan obesitas," ujar Leah Savitsky, seorang mahasiswa kedokteran di Oregon Health dan Science University di Portland yang memimpin penelitian seperti dikutip Reuters.

Merujuk laporan pertemuan tahunan Society for Maternal-Fetal Medicine ke-37 di Las Vegas, Nevada, Savitsky dan timnya sebelumnya menerbitkan penelitian tentang efek olahraga pada perempuan hamil dengan indeks masa tubuh (BMI) minimal 30. 

Baca Juga: Seorang Ibu Pasti Pernah Mengalami Ini
Ditolak Jadi Guru Karena Berjilbab, Muslimah Ini Dapat Ganti Rugi

Berdasarkan analisis dari beberapa penelitian sebelumnya, para peneliti memperkirakan manfaat latihan prenatal bagi perempuan yang mengalami obesitas di awal kehamilan mereka.

Peneliti menghitung dari 1 juta perempuan akan muncul 38.176 kasus masalah tekanan darah yang berhubungan dengan kehamilan berbahaya atau dikenal sebagai preeklampsia antara mereka yang berolahraga, dibandingkan dengan 113.000 kasus mereka yang tidak berolahraga.

Olahraga juga dikaitkan dengan penurunan diabetes gestasional, dengan 195.520 per 1 juta perempuan yang melakukan senam dibandingkan 305.500 di kalangan non-senam.

Dengan olahraga diperkirakan dari 1 juta perempuan hamil yang mengalami obesitas, tingkat kelahiran prematur akan turun dari 105.059 ke 90.923. Sedangkan angka kematian ibu akan turun 90-70 dan tingkat kematian neonatal akan turun dari 1.932 ke 1.795.

Berdasarkan ambang efektivitas biaya dari 100.000 dolar AS per tahun intervensi olahraga bisa menghemat uang sekitar 3.000 dolar AS.

Studi ini tidak dirancang untuk mengembangkan pedoman latihan khusus ibu hamil yang mengalami obesitas. Mereka harus berkonsultasi dokter kandungan untuk mendapatkan bimbingan.

Sementara itu, American College of Obstetricians dan Gynecologists menyarankan perempuan hanil yang mengalami obdesitas memulai olahraga dengan intensitas rendah, latihan dalam jangka waktu singkat dan bertahap. 

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya