she.id

Susu Kental Manis Bolehkah untuk Anak?

Susu Kental Manis Bolehkah untuk Anak?
Susu Kental Manis (shutterstock)

She -  Kebanyakan orangtua mungkin bertanya-tanya apakah susu kental manis baik untuk anak-anak?. Pada dasarnya susu kental manis merupakan susu sapi biasa yang kandungan airnya sudah diambil dan dibuang. Kemudian ditambahkan gula yang banyak sehingga teksturnya jadi kental dan lengket. Rasanya pun sangat manis, berbeda dengan rasa susu sapi cair atau susu sapi bubuk.

Sebenarnya susu kental manis tersebut memang tidak diproduksi untuk anak-anak. Para ahli gizi dan kesehatan anak tidak menganjurkan bayi dan anak-anak untuk mengonsumsi susu kental sebagai pengganti susu sapi biasa.

Susu kental manis tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak layaknya air susu ibu (ASI) atau susu sapi jenis lainnya. Dalam masa pertumbuhan, anak membutuhkan banyak nutrisi penting. Di antaranya adalah vitamin D, vitamin A, vitamin C, kalsium, protein, dan kalium.

Beragam zat gizi tersebut bisa dapatkan dari susu sapi utuh sedangkan, susu kental sudah kehilangan banyak sekali kandungan nutrisi dalam proses pengolahannya.
Berikut perbandingan zat gizi dalam susu sapi utuh dan susu kental manis dihitung dari kebutuhan nutrisi harian.

Kandungan susu sapi :

Vitamin A: 5,1 persen

Vitamin C: 3,7 persen

Vitamin D: 31,1 persen

Kalsium: 24,64 persen

Kalium: 17,6 persen

Protein: 7,6 gram atau 15,1 persen

Baca Juga: Hindari Minum Kopi dengan Makanan Ini
Penting! Begini Cara Menjaga Kebersihan Makanan agar Tetap Sehat

Kandungan susu kental manis :

Vitamin A: 2 persen

Vitamin C: 1,7 persen

Vitamin D: 0,6 persen

Kalsium: 10,85 persen

Kalium: 4 persen

Protein: 3 gram atau 6 persen

Selain kandungan gizi susu kental jauh lebih sedikit dibandingkan susu sapi biasa, ternyata terlalu mengonsumsi susu kental juga berisiko bagi kesehatan. Ini karena mengandung gula yang sangat tinggi.

Terlalu banyak gula bisa meningkatkan risiko diabetes (kencing manis), kelebihan berat badan, kerusakan organ hati (liver), dan kerusakan gigi. Komplikasi dari diabetes pun bermacam-macam, misalnya penyakit jantung atau stroke. Dengan begitu, susu kental manis tidak dianjurkan untuk menggantikan susu sapi biasa. Apalagi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak dalam masa pertumbuhan.



(Vela Andapita)

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya