she.id

Penting! Usai Makan, Jangan Lupa Hindari 6 Kebiasan Buruk Ini

Penting! Usai Makan, Jangan Lupa Hindari 6 Kebiasan Buruk Ini
ilustrasi : Metode terbaru membakar lemak dengan tidur (Shutterstock )

She -  Apa yang biasanya dilakukan ketika kita usai makan? Tentunya rebahan bukan. Ya, kegiatan tersebut memang sering kali dilakukan oleh kebanyakan orang. Namun tahukah kamu bahwa rebahan setelah menyantap makanan sebenarnya sangat dilarang. Hal ini bukan hanya permasalahan kepantasan saja, melainkan dampak pengaruh kepada kesehatan yang bisa ditimbulkan.

Kegiatan rebahan setelah makan ini akan membuat perut menjadi tidak nyaman, karena tubuh kita akan sulit untuk mencerna hasil makanan dengan baik. Tidak hanya rebahan saja, sebenarnya masih ada lagi kebiasaan buruk yang sebaiknya dihindari setelah makan. Apa saja., berikut penjelasannya.

1. Tidur Setelah makan

Tidur setelah makan merupakan hal yang tidak baik karena sistem pencernaan kita tidak akan optimal ketika kita tertidur. Karbohidrat yang seharusnya tercerna dengan baik akan berubah menjadi endapan endapan lemak. Oleh karena itu, banyak orang yang sering tidur setelah makan bertambah berat badannya. Selain itu, orang yang sering tidur setelah makan beresiko mengalami penyakit Maag, kerongkongan terasa terbakar, obesitas dan bahkkan stroke.

2. Meminum teh segera setelah makan

Minum teh paling tidak sejam sebelum atau setelah makan akan mengurangi daya serap sel darah terhadap zat besi sebesar 64 %. Pengurangan daya serap akibat teh ini lebih tinggi daripada akibat sama yang ditimbulkan oleh minum segelas kopi setelah makan. Kopi mengurangi daya serap hanya 39 %.

Pengurangan daya serap zat besi itu diakibatkan oleh zat tanic dalam teh. Selain mengandung tanin, teh juga mengandung kafein, polifenol, albumin, dan vitamin. Tanin bisa mempengaruhi penyerapan zat besi dari makanan terutama yang masuk kategori heme non-iron, misalnya padi-padian, sayur-mayur, dan kacang-kacangan.

3. Mandi setelah makan

Selain itu, mandi pun ternyata menjadi kegiatan yang perlu dihindari. Proses pencernaan membutuhkan banyak energi dan aliran darah yang baik ke arah perut. Ketika kita mandi, suhu tubuh sedikit meningkat. Untuk mengatasi hal ini, tubuh mengirim darah sedikit lebih banyak dari biasanya ke bagian lain, terutama tangan dan kaki. Akibatnya, darah dalam perut menjadi berkurang. Padahal, saat itu darah sedang dibutuhkan untuk mencerna makanan. Hal ini dapat mengganggu proses pencernaan dan metabolisme. Waktu terbaik untuk mandi setelah makan adalah 30 menit.

Baca Juga: Redakan Sakit Kepala dengan Makanan dan Minuman Ini
Hindari Menambahkan Susu pada 4 Jenis Makanan Ini


4. Memakan buah setelah makan

Kesalahan lain setelah makan pun terjadi dengan memakan buah. Kamu mungkin menganggap mengonsumsi buah baik setelah makan, padahal itu salah kaprah. Buah sangat baik dikonsumsi ketika perut dalam keadaan kosong, bukan malah penuh. Buah memerlukan enzim yang berbeda untuk baik pada pencernaan. Mengonsumsi buah tepat setelah makan akan membuat tidak mudah dicerna dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan, mulas dan masalah lainnya.

5. Berjalan setelah makan

Berjalan setelah makan besar adalah suatu ide yang buruk. karena sistem pencernaan akan terganggu akibat goncangan-gocangan yang dialami ketika kita sedang berjalan. sistem tubuh juga terkonsentrasi untuk berjalan tidak daripada untuk mencerna makanan. berjalan juga dapat mngakibatkan asam yang ada pada lambung keluar menuju kerongkongan dan ini akan mengakibatkan kerongkongan terasa panas hal ini disebut juga refluks asam.

6. Makan setelah makan lagi

Ini hal yang paling buruk. makan setelah makan lagi mencerminkan kamu adalah manusia yang maruk alias serakah. Hal ini dapat mengakibatkan kekenyangan yang dahsyat sampai sampai kamu tidak bisa berjalan untuk beberapa lama, mungkin bisa saja satu jam atau lebih.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya