she.id

Ini Bahaya Setelah Buka Langsung Merokok
Ilustrasi Berhenti Merokok (Pixabay)

She -  Bagi sebagian orang, berbuka puasa kerap diidentikan dengan menuntaskan keinginan mengonsumsi sesuatu. Selain minum dan makan, banyak orang yang berbuka dengan mengonsumsi rokok.

Mengonsumsi rokok saat berbuka, nyatanya tak bagus untuk kondisi tubuh. Sebab, rokok mengandung 4.000 bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh.

Bahan kimia tersebut, antara lain, yaitu, nikotin, tar, karbon monoksida, gas oksidan, dan benzene. Bahan-bahan itu dapat meningkatkan radikal bebas di dalam tubuh.

Baca Juga: Sop Buah Spesial Favorit Keluarga, Yuk Buat Sendiri di Rumah
Ternyata Ini Rahasia Cantik Istri Rasulullah SAW

Merokok saat berbuka, dapat mengurangi nafsu makan. Tidak hanya itu. Merokok dalam keadaan perut kosong berpotensi menimbulkan mual dan muntah-muntah. Bahkan, cenderung menyebabkan kepala pusing.

Kondisi ini karena kandungan berbahaya rokok akan semakin mudah diserap tubuh ketika perut kosong.

Padahal, saat itu tubuh perlu asupan cairan, glukosa, dan oksigen. Masuknya zat-zat itu dapat mengganggu aliran peredaran darah.

Akibatnya, tubuh tak bisa memperoleh asupan yang memadai setelah berbuka puasa. Efek nikotin yang langsung masuk ke otak inilah yang menyebabkan sakit kepala.

Bahkan merokok saat berbuka puasa juga memiliki efek berbahaya yang lebih besar pada sistem saraf dan paru dibandingkan merokok saat hari biasa.

Untuk itu, sebagai bagian hidup sehat, tak ada salahnya menjadikan Ramadan sebagai momen untuk mengurangi aktivitas merokok. Atau mungkin menjadi titik untuk menghetikan kegiatan merokok.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya