she.id

Sebelum Tunaikan Zakat Fitrah, Simak Dulu Ketentuannya

Sebelum Tunaikan Zakat Fitrah, Simak Dulu Ketentuannya
Ilustrasi, zakat akan mengurangi ketimpangan ekonomi

She - Zakat fitrah merupakan satu-satunya jenis zakat yang terkait secara langsung dengan ibadah puasa Ramadan yang dilaksanakan seluruh umat Islam.

Setiap muslim wajib menunaikan zakat fitrah, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Di Indonesia, zakat fitrah memiliki aturannya tersendiri, sesuai dengan ketentuan syariah dan kehidupan beragama di Tanah Air. 

Bentuk zakatnya dapat berupa beras atau uang yang senilai dengan harga beras pada umumnya.

Aturan tersebut telah diatur di dalam Peraturan Menteri Agama Nomer 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah.

Baca Juga: Jika Orang Eskimo Puasa Ramadan, Ini Tantangan yang Harus Dihadap
Warga Kota Riyadh Rupanya Merayakan Lebaran Seperti di Indonesia

Menurut Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, M. Fuad Nasar, peraturan tersebut memandu agar zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.

Waktu untuk membayar atau menyalurkan zakat fitrah kepada fakir miskin dimulai sejak awal Ramadan dan paling lambat sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri hingga 1 Syawal.

Menurutnya, setiap daerah dapat memiliki nilai zakat fitrah yang berbeda apabila diukur dengan nilai uang sesuai makanan pokok yang dikonsumsi keluarga.

Berdasarkan ketentuan Sunnah Nabi, penyaluran zakat fitrah diprioritaskan untuk memenuhi kecukupan pangan dan kegembiraan fakir miskin saat merayakan lebaran.

Menurut hadits riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah, Rasulullah telah mewajibkan zakat fitrah untuk mensucikan orang yang berpuasa dari perkataan yang keji dan sia-sia untuk menjadi makanan bagi orang-orang yang miskin.

Pihak Kementerian Agama telah mengimbau para penitia zakat di berbagai tempat agar dapat menyalurkan zakat fitrah yang dititipkan lembaga zakat kepada fakir miskin yang berhak secara tepat dan benar.

Rekapitulasi data penerimaan dan penyaluran zakat fitrah pun diharapkan dapat dilaporkan ke BAZNAS secara cepat dan benar.

Fuad juga mengimbau agar perwakilan Kementerian Agama yang ada di setiap provinsi terus memantau pelaksanaan penyaluran zakat fitrah.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyaluran zakat yang dikelola tanpa panduan sehingga dapat merugikan banyak pihak.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya