she.id

Hukum Ziarah Kubur Sesudah Salat Ied Menurut Ustaz Abdul Somad

Hukum Ziarah Kubur Sesudah Salat Ied Menurut Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad (Instagram)

She - Tibanya kita di penghujung bulan suci ramadan dan merayakan hari Idul Fitri jadi momen yang dimanfaatkan untuk bermaaf-maafan terhadap sesama.

Tak jarang juga sebagain besar muslim di Indonesia melakukan ziarah kubur mengunjungi keluarga dan kerabat yang sudah meninggal.

Lantas bagaimana hukumnya menurut syariat islam melakukan ziarah kubur setelah salat Ied?

Dalam bukunya "30 Fatwa Seputar Ramadhan", Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa ziarah kubur menurut hukum asalnya adalah sunnah karena mengingatkan manusia kepada akhirat.

Baca Juga: Ahli: Suara ini Akan Terdengar Jelang Seseorang Akan Meninggal KAMIS, 30 MEI 2019 | 16:00 WIB
Begini Adab Rasulullah SAW Ketika Menumpang Kendaraan Orang Lain

Dalam hadis Rasulullah SAW diriwayatkan;

"Rasulullah SAW ziarah ke makam ibunya, beliau menangis, membuat orang-orang di sekelilingnya ikut menangis." (HR Imam Muslim dari Abu Hurairah)

Rasulullah SAW berkata:

"Aku memohon izin kepada Tuhanku agar aku memohonkan ampun untuknya, Ia tidak memberikan izin untukku. Aku memohon izin agar aku ziarah ke makamnya, Ia memberi izin kepadaku. Maka ziarahlah kamu ke kubur, karena ziarah kubur itu mengingatkan kepada kematian”.

Jadi jika kita melihat penjelasan di atas ziarah kubur setelah salat ‘Ied tujuannya adalah mengambil pelajaran dan mengenang orang-orang yang telah meninggal dunia, ketika masih hidup dulu mereka sama-sama merayakan hari raya, memohonkan rahmat untuk mereka dengan berdoa, maka diperboleh bagi laki-laki.

Namun jika ziarah kubur setelah salat ‘Ied bertujuan hanya untuk kesedihan, maka hukumnya menjadi makruh. Karena hari raya adalah hari senang dan bahagia, maka tidak selayaknya membangkitkan kesedihan di hari raya. (Fatwa Syekh ‘Athiyyah Shaqar).

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya