she.id

Jangan Lakukan Ini! Bisa Hilang Momen Lebaran

Jangan Lakukan Ini! Bisa Hilang Momen Lebaran
Ilustrasi smartphone (Pixabay)

She - Jangan sampai momen lebaran terganggu gara-gara beberapa hal yang berkaitan dengan internet.

Pengamat media sosial Hariqo Wibawa Satria mengingatkan jangan sampai momen Lebarterganggu karena penggunaan ponsel yang berlebihan. Menurut dia, ada tiga kebiasaan yang sebaiknya dihindari masyarakat saat bersilaturahmi Hari Raya Idul Fitri. 

"Setidaknya ada tiga hal yang harus dihindari terkait internet saat silaturahmi lebaran, pertama 'phubbing', kedua 'FOMO; dan ketiga 'slacktivism'," ujar Hariqo Wibawa melalui siaran persnya.

Pertama, phubbing yang merupakan kebiasaan membuka HP terus-menerus saat bertamu, menemui tamu atau dalam kumpul keluarga maupun pertemuan warga. Phubbing bisa dianggap tindakan yang melecehkan, meski yang melakukannya tidak bermaksud demikian.

"Phubbing ini semakin parah, jika yang bersangkutan tidak diingatkan oleh lingkungannya," tambah Hariqo.

Kedua, FOMO atau Fear of Missing Out. Cirinya antara lain, selalu menanyakan adanya jaringan internet di sebuah tempat maupun pada lokasi yang akan dikunjungi. Misalnya, seseorang menanyakan adanya koneksi internet di kampung yang akan dituju. Level paling akut, orang tersebut menolak datang karena di lokasi tujuan tidak ada internet atau susah akses ke medsos.

"FOMO menurut beberapa ahli disebut sebagai gejala kejiwaan," katanya.

Ketiga, slacktivism. Secara umum artinya perasaan telah melakukan gerakan sosial dengan memberikan like, love, komen lewat media sosial, namun mengabaikan gerakan nyata seperti memberikan sumbangan atau terlibat langsung di dunia nyata. Dalam konteks Lebaran bisa dimaknai seseorang yang merasa sudah meminta maaf dengan menyebarkan secara massal pesan Idul Fitri ke banyak nomor kontak sekaligus.

"Sebaiknya pesan Idul Fitri dengan meminta maaf dimulai dari orang-orang terdekat, mereka yang bersentuhan langsung dengan aktivitas kita sehari-hari. Luangkan waktu untuk mendata dan merapikan nomor kontak di HP kita. Upayakan bisa bertamu, atau sekurangnya mengirimkan pesan lewat jalur pribadi dengan menyebut nama yang bersangkutan. Menyebarkan pesan yang sama ke semua orang tidak salah, namun bisa terkesan malas dan kurang serius," pungkas Hariqo.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya