she.id

Tunaikan Amalan Ini Untuk Hindari Kesusahan dan Jauh Rezeki

Tunaikan Amalan Ini Untuk Hindari Kesusahan dan Jauh Rezeki
Umat muslim membaca Alquran di Masjid Zaenab Lat Jinta, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (1/6). Umat muslim meningkatkan ibadah pada bulan suci Ramadan 1438 H dengan membaca Alquran (tadarus), salat berjamaah, berdoa dan dzikir di masjid. (ANTARA FOTO/Jojon)

She - Kesulitan sudah menjadi bagian dari setiap manusia. Karena sudah sunatullah bahwa kehidupan tak selalu berjalan mulus dan bahagia.

Kesulitan itu sendiri, beragam macamnya, termasuk merasa rezeki seret.

Bekerja keras, tentu menjadi salah satu jalan untuk mengatasi berbagai masalah hidup.

Namun selain ikhtiar berupa usaha dan kerja, tentu juga harus diiringi dengan doa serta berbagai ibadah lainnya sebagai ikhtiar batin.

Salah satu ibadah yang menjadi kunci untuk mengatasi kesulitan hidup, termasuk rezeki yang seret, adalah salat dhuha.

Yaitu salat yang ditunaikan selepas salat subuh setelah matahari terbit, hingga menjelang salat dzuhur.

Salat dhuha disebut bermanfaat salah satunya agar Allah menyukupkan rezekinya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW;

"Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu." (HR. Abu Darda`)

Baca Juga: Bukti Bahwa IQ Bisa Turun Gara-gara Terpaku Dengan Ponsel Pintar
Mengungkap Desa Sehat Yang Warganya Bisa Hidup Hingga 100 Tahun

Salat dhuha juga membawa manfaat lain, seperti diungkap oleh Sayid Muhammad bin Alwi al-Maliki dalam bukunya Khasais al-Ummah al-Muhamadiyah. Yaitu;

Pertama, orang yang salat dhuha akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah.

"Barangsiapa yang selalu mengerjakan salat dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan." (HR. Turmudzi)

Kedua, barangsiapa yang menunaikan salat dhuha ia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Alah.

"Tidaklah seseorang selalu mengerjakan salat dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat." (HR. Hakim).

Ketiga, orang yang menunaikan salat dhuha akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah.

"Barangsiapa yang salat dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya." (HR. At-Thabrani).

Keempat, orang yang istiqamah melaksanakan salat dhuha kelak ia akan masuk surga lewat pintu khusus, pintu dhuha yang disediakan oleh Allah.

"Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan salat dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah SWT." (HR. At-Thabrani).

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya