she.id

Alkisah Kenapa Popcorn Jadi Makanan Wajib Saat Nonton Bioskop

Alkisah Kenapa Popcorn Jadi Makanan Wajib Saat Nonton Bioskop
Popcorn (Shutterstock)

She - Ketika menonton film di bioskop sangat mengasyikkan bila ditemani dengan popcorn.

Apakah kamu pernah terpikir, mengapa selalu ada popcorn di bioskop atau mengapa popcorn selalu identik dengan menonton film? ini dia alasannya.

Sebenarnya, popcorn berasal dari Amerika Tengah, yaitu di Meksiko. Makanan ini sudah dibuat sejak pertama kali ada jagung di daerah Meksiko.

Pertama kalinya ada jagung di Meksiko sekitar sekitar 8.000 tahun silam.

Pada awal mulanya, popcorn sangat dilarang masuk ke bioskop. Dahulu kala bioskop menjadi tempat hiburan satu-satunya yang tidak menyediakan camilan dalam bentuk apapun.

Hal ini dikarenakan kala itu bioskop adalah tempat hiburan yang hanya diperuntukkan untuk para elit sehingga makanan yang dijual oleh pedagang dengan gerobak dan petani sangat tidak cocok dengan para elit tersebut karena dianggap tidak sekelas dengan mereka.

Bioskop pada zaman dahulu memiliki kesan mewah, memiliki konsep teater tradisional yang mempunyai lobi yang sangat besar berisi hiasan serta pajangan yang mewah seperti lampu gantung serta karpet mahal yang melapisi semua lantainya.

Baca Juga: Mengungkap Desa Sehat Yang Warganya Bisa Hidup Hingga 100 Tahun
Bukti Bahwa IQ Bisa Turun Gara-gara Terpaku Dengan Ponsel Pintar

Hal ini membuat para pemilik bioskop tidak ingin kemewahan tersebut terusik dengan remah-remah yang dihasilkan oleh popcorn.

Ada pula alasan lain yang menyebabkan popcorn tidak diperbolehkan ada di bioskop, yaitu karena dulu film-film yang diputar di bioskop adalah film yang belum memiliki suara atau film bisu.

Jika popcorn diperbolehkan masuk ke bioskop, tentu penikmat film akan terganggu dengan suara orang sedang mengunyah popcorn.

Akhirnya, para pemilik bioskop memberikan izin dengan memperbolehkan popcorn dijual di dalam lobi bioskop dengan beberapa alasan, yaitu berkembangnya teknologi dan rakyat Amerika yang ingin hiburan dengan harga merakyat.

Pada tahun 1927, teknologi untuk perfilman semakin berkembang, yaitu adanya suara dari sebuah speaker yang dipasang di bioskop.

Speaker tersebut mampu menciptakan suara yang menggelegar sehingga suara kunyahan popcorn tidak lagi mengganggu para penonton.

Selain itu, rakyat Amerika pernah mengalami sebuah krisis ekonomi yang membuat bioskop menjadi sepi pengunjung.

Dengan demikian, mereka menginginkan hiburan dengan harga merakyat. Harga yang merakyat tersebut membuat camilan popcorn dapat masuk ke dalam gedung bioskop dan dapat menjadi makanan favorit ketika film sedang diputar.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya