she.id

Hukum Menikahi Wanita Yang Sudah Pernah Berhubungan Badan

Hukum Menikahi Wanita Yang Sudah Pernah Berhubungan Badan
rahasia menikah diusia 30 tahun keatas

She - Menikah adalah impian semua orang. Memilih si calon istri tentulah tidak semudah membalik telapak tangan.

Ada banyak pertimbangan. Bukan soal bebet dan bobot, tapi dalam konteks ini bicara soal akhlak dan iman seorang wanita yang kelak mendampingi sampai ajal.

Lalu apa yang terjadi jika seorang pria (maaf) salah pilih si calon istri? Misal, wanita yang naik pelaminan adalah dia yang sudah pernah berhubungan badan di luar nikah.

Mengutip laman NU online, pada prinsipnya Islam tidak mengatur perempuan mana yang harus dinikahi seperti latar belakang suku, warna kulit, termasuk status gadis atau janda.

Hanya saja Islam menyebut sejumlah perempuan yang haram untuk dinikahi.

Untuk menyebut beberapanya, berikut kutipan dari salah satu karya Imam Al-Ghazali.

"Rukun kedua nikah adalah calon istri. Dia adalah perempuan yang terlepas dari larangan-larangan (untuk dinikahi) seperti (ia bukan) (1) istri orang lain (2) murtad (3) dalam masa iddah (4) penganut Majusi (5) zindiq (6) ahli kitab setelah Nabi Muhammad SAW diutus (7) budak milik orang lain di mana calon suami mampu mengawini perempuan merdeka (8) budak milik calon suami itu sendiri baik separuh atau sepenuhnya dalam kepemilikan (9) salah satu dari mahram (10) calon istri kelima darinya (11) perempuan yang tak lain saudara (kandung, susu, atau bibi) dari istri calon suami (yang ingin poligami) di mana dilarang menghimpun dua perempuan bersaudara dalam satu perkawinan (12) istri talak tiga yang belum dinikahi (harus dijimak) laki-laki lain (13) istri yang dili’an (14) perempuan yang sedang ihram haji atau umrah (15) janda di bawah umur (16) bocah perempuan status yatim (17) salah satu istri Rasulullah SAW," (Lihat Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali, Al-Wajiz fi Fiqhil Imamis Syafi‘i, Beirut, Darul Arqam, tahun 1997 M/1418 H, juz II, halaman 10).

Baca Juga: Begini Cara Khusus Memikat Hati Muslimah Berhijab
Begini Cara Sederhana Bahagiakan Suami, Penting Dibaca Para Istri

Dari keterangan Imam Al-Ghazali tersebut, wanita yang pernah berhubungan seksual dengan teman lamanya itu tidak termasuk dalam deretan perempuan yang haram untuk dinikahi.

Artinya, menikahi perempuan itu tetap sah menurut hukum Islam.

Meskipun secara fikih tidak bermasalah, tetapi kita perlu mengingat kembali tujuan syariat Islam dari perkawinan itu sendiri.

Tujuan perkawinan menurut Islam adalah membina perjalanan panjang rumah tangga yang bahagia sepanjang ke depan setelah akad nikah.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya