she.id

Habiskan Libur Dengan Nonton TV Ternyata Buruk Bagi Kesehatan

Habiskan Libur Dengan Nonton TV Ternyata Buruk Bagi Kesehatan
Anak Nonton TV 3 Jam Sehari Picu Diabetes

She - Apakah kamu sering menonton sejumlah acara televisi atau film melalui televisi streaming seperti Stan atau Netflix?.

Ya, pada dasarnya menonton televisi bagus untuk menenangkan pikiran kita. Namun, menonton televisi rupanya juga memiliki risiko yang membahayakan tubuh.

Seperti dilansir dari laman Daily Mail, berdasarkan studi terbaru, menonton televisi terlalu lama bisa membahayakan kesehatan fisik.

Penelitian yang dilakukan terhadap orang di Australia itu menemukan orang-orang yang menonton televisi tingkat tinggi, memiliki kekuatan otot tubuh yang jauh lebih rendah daripada rekan mereka yang tidak atau hidup secara aktif.

Peneliti Natasha Reid dari Universitas Queensland mengatakan, jumlah waktu yang dihabiskan orang di sofa setiap minggu bisa 'mempengaruhi fungsi fisik' di tahun-tahun berikutnya.

"Waktu senggang semakin meningkatan risiko kesehatan," katanya.

Baca Juga: Jawaban Ilmiah Kenapa Orang Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama
Tips Bagi Calon Ayah Agar Anak Lahir dan Tumbuh Cerdas

Reid mendasarkan penelitiannya pada data dari Australian Diabetes, Obesity and Lifestyle Study. Data tersebut memeriksa kebiasaan menonton hampir 2000 orang dewasa berusia 47 sampai 85 tahun selama 12 tahun.

Reid mengungkapkan, hasilnya berpotensi memburuk karena situs streaming seperti Netflix dan Stan belum diperkenalkan saat sebagian besar data dikumpulkan.

"Pasti ada bukti untuk mengatakan, kita benar-benar perlu mengurangi dan menyela berapa lama kita duduk (menonton televisi)," ujarnya.

"Bahkan jika kamu tidak mengubah seberapa banyak kamu duduk secara keseluruhan," lanjutnya.

Reid, yang studinya dipublikasikan di Medicine and Science in Sports and Exercise, memaparkan, bila salah satu dari sedikit penelitian di seluruh dunia yang telah memeriksa bagaimana tampilan televisi mempengaruhi fungsi fisik dari waktu ke waktu.

Ia mengatakan dan berharap, ini akan mengarah dengan peningkatan fokus pada dampak negatif yang dapat ditonton televisi terhadap kesehatan masyarakat.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya