she.id

Hui Culture Park Tepis Anggapan Jika Tiongkok Tidak Ramah Muslim

Hui Culture Park Tepis Anggapan Jika Tiongkok Tidak Ramah Muslim
Hui Cultural Park (Istimewa)

She - Pemerintah Tiongkok membuktikan bahwa negara tirai bambu adalah negara yang ramah muslim lewat pembangunan Hui Culture Park yang akan selesai di 2020.

Bahkan Hui Culture Park digadang-gadang menjadi bangun kota Islam terbesar di Dunia.

Dibangun di atas lahan seluas 67 hektar dengan biaya mencapai 3,5 miliar US dollar (setara 45 trilun rupiah) di Yongning Kota Yinchuan China, Hui Culture Park yang mulai dibangun sejak 2001 ini didesain khusus sebagai “jembatan peradaban Tiongkok dan Arab” (Sino Arabic Cultural Bridge)

Sudah barang jelas di sini kamu akan menemukan banyak tempat dengan tulisan Arab.

Nama Hui diambil dari nama etnis Muslim di Tiongkok yang tinggal di sisi barat utara Tiongkok.

Baca Juga: Mengungkap Desa Sehat Yang Warganya Bisa Hidup Hingga 100 Tahun
Toko-toko Ini Wajib Dikunjungi Saat Melancong ke Jepang

Etnis Hui menjadi salah satu etnis muslim yang mampu melakukan akulturasi antara Islam dan budaya Tiongkok.

Di era presiden Soekarno, salah satu tokoh Hui bernama Dapusheng membangun komunikasi antara muslim Tiongkok dan Indonesia.

Fasilitas yang dibangun juga dikhususkan bagi para muslim. Mulai dari masjid-masjid megah bergaya Taj Mahal dan Timur Tengah, hingga sederet restoran mewah yang menyajikan makanan halal.

Kehadiran Hui Culture Park diharapkan mengikis persepsi bahwa negara tersebut bukanlah negara yang tidak ramah dengan muslim.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya