she.id

Waspada Perut Buncit Bagi Wanita Jelang Menopause

Waspada Perut Buncit Bagi Wanita Jelang Menopause
Ilustrasi perut buncit. (Shutterstock)

She -  Jika kamu mendekati masa menopause dan memiliki perut buncit akibat penumpukan lemak, maka kamu perlu memikirkannya secara serius dan 'mengempeskannya' sesegera mungkin.

Menurut sebuah studi baru, telah ditemukan bahwa lemak perut dapat meningkatkan risiko pengembangan kanker terutama pada wanita pascamenopause.

Untuk penelitian ini, para peneliti memasukkan 5.855 wanita (usia rata-rata 71 tahun) dan penilaian komposisi lemak dan lemak tubuh dinilai. Kelompok studi ini diikuti selama 12 tahun.

Selama penelitian, peneliti menemukan bahwa rasio lemak perut terhadap lemak perifer adalah prediktor independen yang signifikan untuk diagnosis kanker.

Para peneliti juga menentukan bahwa hanya kanker paru-paru dan gastrointestinal yang dikaitkan dengan rasio lemak perifer perut yang tinggi.

Selain itu, usia yang lebih tua, penerimaan terapi penggantian hormon dan merokok serta obesitas dan resistensi insulin terutama ditemukan memainkan peran spesifik dalam meningkatkan risiko kanker.

Baca Juga: Sepuluh Tempat Di Dalam Rumah Ini Bisa Jadi Sumber Polusi Udara
Bahaya Mengintai Jika Mandi Pakai Air Panas Saat Udara Dingin

Studi tersebut menempatkan spin baru pada prioritas pengelolaan berat badan untuk wanita di kelompok usia ini, yang rentan terhadap kenaikan berat badan, kata Line Maersk Staunstrup, mahasiswa doktoral dengan Nordic Bioscience, sebuah perusahaan bioteknologi yang berbasis di Denmark.

"Ketika menilai risiko kanker, persentase BMI dan lemak mungkin tidak memadai karena mereka gagal menilai distribusi massa lemak," jelas Staunstrup dilansir BoldSky.

"Menghindari obesitas sentral bisa memberikan perlindungan terbaik," kata Staunstrup.

Studi ini dipresentasikan pada European Society for Medical Oncology (ESMO) 2017 di Madrid.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya