she.id

Begini Caranya Produktif Masa Muda Dan Sehat Saat Hari Tua

Begini Caranya Produktif Masa Muda Dan Sehat Saat Hari Tua
Pasangan yang telah menikah selama 37 tahun ini gemar mengenakan baju dengan tema yang sama (Foto: Instgram/Bonpon511)

She - Ketua Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) Prof Dr dr Siti Setiati SpPD KGer mengingatkan untuk menjaga kesehatan selagi usia muda agar tetap sehat dan bugar serta menjadi manusia produktif di usia lanjut.

Siti yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam sekaligus gerontologi yang melayani kesehatan kelompok usia lanjut mengatakan, kunci menjaga kebugaran di usia senja ialah pola hidup sehat pada usia muda, bahkan sejak masa kehamilan dan anak-anak.

Dia memaparkan kekurangan nutrisi pada janin dan saat anak-anak, apalagi disertai dengan obesitas pada anak dan dilanjutkan pola hidup yang tidak sehat, akan meningkatkan risiko terserang penyakit tidak menular.

Baca Juga: Jangan Asal Makan! Begini Menu Sarapan Sehat Untuk Si Buah Hati
Delapan Buah Ini Ternyata Bagusnya Makan Dengan Kulitnya

Siti mengatakan sebagian besar lansia yang tidak sehat memiliki lebih dari satu macam penyakit seperti hipertensi disertai diabetes, penyakit jantung, gangguan ginjal, pengapuran sendi, dan stroke.

"Kalau lansia tidak sehat, akan menjadi beban untuk pemerintah, dan beban keluarga tentunya. Yang saya tahu warga lansia telah menghabiskan banyak biaya BPJS," kata Siti.

Siti yang merupakan salah satu Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut berpesan untuk menjalankan gaya hidup sehat sejak muda.

Dia menekankan pada membatasi makan atau tidak makan berlebihan serta rajin berolahraga guna memperlancar aliran darah.

Siti menjelaskan pentingnya retriksi kalori yaitu mengurangi asupan kalori 20 hingga 40 persen dari biasanya namun dengan tidak mengurangi nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

"Kuncinya makan jangan berlebihan. Yang utama sayur, buah-buahan, ikan, baru yang lain-lain. Dan 'exercise' penting," kata Siti.

Jika Indonesia merupakan negara dengan populasi warga lansia paling banyak di dunia diprediksi jumlahnya 80 juta warga lansia pada 2050.

Oleh karena Siti mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan sejak muda agar bisa menjadi warga lansia yang sehat dan produktif.

"Sekali lagi jangan menunggu sudah tua baru jaga kesehatan. Marilah mulai mencegah sejak sedini mungkin, karena dampaknya berpuluh-puluh tahun ke depan," kata dia.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya