she.id

Anak Akan Hiperaktif dan Mudah Mengamuk Jika Kecanduan Gadget

Anak Akan Hiperaktif dan Mudah Mengamuk Jika Kecanduan Gadget
Anak bermain gadget (Shutterstock)

She - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawatty mengatakan bermain gawai dapat menyebabkan anak menjadi mudah mengamuk atau tantrum dan hiperaktif.

"KPAI sudah pernah mendapat pasien kecanduan gawai dirawat di rumah sakit. Karena begitu kecanduan dengan gawai, ketika tidak ada gawai langsung tantrum, mengamuk," ujarnya.

Dia mengatakan ketika dipisahkan dari gawainya, anak yang kecanduan gawai mengamuk luar biasa, bahkan sampai mengatakan benci kepada ibunya dan hendak membunuhnya jika dipisahkan dari gawai.

Sitti menambahkan, Badan Kesehatan Dunia sepakat menyatakan kecanduan gawai adalah suatu penyakit.

Selain itu, Sitti mengatakan banyak predator yang siap memangsa anak-anak lewat interaksi di gawai, termasuk bahaya dari pelaku pedofilia dan kekerasan seksual.

Dia menjelaskan pelaku pedofilia dengan intens mengincar korban dalam jangka waktu tertentu misalnya, enam bulan hingga satu tahun.

Dokter Spesialis Anak DR. dr. Meita Dhamayanti, Sp.A(K) mengatakan perlu pengendalian, pembatasan dan pengawasan bagi anak-anak saat bermain gawai. Banyak penelitian yang menunjukkan adiksi gawai berdampak buruk bagi psikososial anak.

Dia mengatakan anak yang terkena adiksi gawai, 30 persen mempunyai risiko lebih tinggi terkena masalah mental dan sosial.

Anak yang lebih banyak bermain gawai akan memiliki waktu interaksi dengan lingkungan yang berkurang sehingga perkembangan hubungan sosial dan emosional anak tidak berkembang optimal.

Baca Juga: Sering Salah, Begini Cara Sehat Dan Tepat Konsumsi Brokoli
Jangan Main Ponsel Malam Hari Jika Ingin Miliki Keturunan Sehat

"Dengan asyiknya dia sibuk sendiri bermain gawai, terpapar tayangan yang negatif, mereka menjadi hiperaktif, jadi agresif, dan kemampuan interaksi sosialnya menjadi tidak baik," tandasnya.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya