she.id

Terlalu Sering Menggendong Bayi, Benarkah Mitos ‘Bau Tangan’?

Terlalu Sering Menggendong Bayi, Benarkah Mitos ‘Bau Tangan’?
Bayi sering menangis, ibu jangan takut menggendong.

She - Para ibu muda biasanya mendapat banyak wejangan dari nenek tentang cara merawat newborn. Salah satu mitos yang sering kali ditransfer oleh nenek adalah “jangan terlalu sering menggendong bayi agar tidak ‘bau tangan’”.

Istilah ‘bau tangan’ diartikan sebagai kondisi bayi yang manja, susah untuk tidur jika tidak digendong. Dikhawatirkan, kondisi tersebut bisa berlangsung hingga anak berusia batita. Saat anak sedang tidur atau saat tidak menangis pun, bayi yang ‘bau tangan’ tidak mau dipindahkan ke atas kasur. Kondisi tersebut tentu saja akan menyulitkan ibu.

Kenyataannya, menggendong adalah respons seorang ibu terhadap bayi yang menangis. Menggendong adalah tindakan yang dilakukan berdasarkan naluri alamiah seorang ibu untuk menenangkan bayinya.

Dekapan ibu yang menggendong bayi, sentuhan skin to skin, menjelma menjadi sensasi seperti saat bayi masih berada di dalam rahim ibu. Saat digendong, si kecil merasa hangat, mendengar detak jantung ibu, juga mendengar suara ibu dari dekat. Sama seperti dulu sebelum ia lahir ke dunia.

Istilah ‘bau tangan’ adalah mitos. Adalah sebuah kewajaran untuk bayi mencari kenyamanan dari orang dewasa yang ia kenal, yaitu ibu dan ayahnya. Dengan menggendong, anak akan cepat merasa nyaman hingga tangisnya pun segera mereda.

Baca Juga: Durasi Tidur Sehat Berbeda Berdasarkan Usia, Cek Porsi Idealmu
Jaga Kesehatan Kulit dengan Bahan-bahan Alami Ini
Gara-Gara Gadis Berhijab Ini, Anang dan Maia Estianty Musuhan?

Tak hanya soal kenyamanan, menggendong anak juga menjadi satu bonding ibu dan anak. Dengan menggendong anak, ikatan batin antara ibu dan anak menjadi bertambah kuat. Di banyak negara, para ibu sering menggendong anak mereka seharian tapi tidak mengakibatkan ‘bau tangan’.

Berikut ini cara lain menenangkan si kecil tanpa harus menggendong:

  • Membaringkan bayi di tempat tidur yang berayun.
  • Membelai kepala dan punggung bayi dengan lembut.
  • Memandikan bayi dengan air hangat.
  • Membantu bayi bersendawa agar perut terasa nyaman.
  • Mengajak bayi mengobrol dengan suara lembut.

Jadi moms, tak usah khawatir tentang ‘bau tangan’. Bayi dapat menangis hingga total waktu dua sampai tiga jam dalam satu hari dan itu masih dalam batas normal. Jangan sampai ibu enggan menggendong bayi karena mitos yang tidak terbukti kebenarannnya. (dari berbagai sumber)

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya