she.id

Menjaga Iman Tidak Turun Saat Datang Bulan

Menjaga Iman Tidak Turun Saat Datang Bulan
Berbuat baik kepada sesama manusia tidak mengenal waktu.

She - Saat haid, frekuensi ibadah harian seorang Muslimah otomatis berkurang drastis. Lima hari, tujuh hari, bahkan lebih dari 10 hari, tentu bukan waktu yang sedikit. Misalnya saja, bagi yang biasa membaca quran sistem ODOJ (one day one juz), tidak bisa melakukannya. Atau, Muslimah yang terbiasa bangun di sepertiga malam untuk Tahajud, kehilangan momen untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Lantas, haruskah seorang Muslimah membiarkan dirinya terus ‘menjauh’ dari ibadah selama datang bulan? Apa saja yang bisa dilakukan untuk menjaga agar iman tidak turun?

Ada 2 hal yang dapat kital lakukan saat datang bulan untuk menjaga agar kadar iman tidak terus turun dan turun.

Pertama, menambah dzikir dan doa. Mengganti waktu salat untuk berdzikir merupakan cara ampuh untuk selalu mengingat Allah. Dzikir juga yang akan menjaga seorang Muslimah dari perbuatan-perbuatan buruk yang mungkin bisa dilakukan saat tiang agama tidak bisa didirikan.

Sementara doa menjadi satu jembatan yang menghubungkan antara hamba dengan Khalik (Pencipta). Dengan doa, maka keyakinan kepada kekuasaan Allah tidak berkurang walaupun seorang Muslimah sedang dalam keadaan yang tidak suci untuk beribadah.

Kedua, memaksimalkan kebaikan dalam bentuk hablumminannas. Kala salat dan puasa tidak dapat dilakukan, maka perbanyaklah berbuat kebajikan terhadap sesama. Bantulah tetangga dan siapa pun yang membutuhkan tenaga, waktu, atau pikiran Muslimah. Bersedekah, berzakat, dan berinfaklah agar semangat menambah pahala tak pernah padam.

 

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya