she.id

Hukum Memakai Cincin Menurut Rasul

Hukum Memakai Cincin Menurut Rasul
Hati-hati kenakan cincin

She - Menghias diri dengan mengenakan beragam aksesoris menjadi salah satu kebiasaan perempuan. Salah satunya adalah memakai cincin untuk menghias jemari tangan.

Berbagai jenis cincin, dari mulai cincin emas bertahta berlian, cincin bersepuh emas putih, hingga cincin berbahan titanium, perak, yang dihiasi aneka bebatuan.

Model cincin yang digunakan biasanya menjelaskan karakter orang tersebut. Ada yang senang berpenampilan simple, mewah, atau fashionable. Memakai cincin yang sesuai dengan karakter akan dapat menambah rasa percaya diri orang tersebut.

Tapi, sebagai seorang perempuan Muslim, ada aturan dalam Islam yang harus diperhatikan dalam memakai cincin.

Dalam hadis Ali bin Abi Thalib, ia berkata: “Rasulullah saw. melarangku memakai cincin pada jari ini atau jari ini.” Ia berisyarat pada jari tengah dan jari setelahnya. (HR Muslim)

Dalam riwayat lain selain Muslim, Imam Nawawi menyebutkan bahwa yang dikatakan dalam hadis di atas adalah jari telunjuk dan jari tengah.

Mengapa dilarang memakain cincin di jari telunjuk dan jari tengah?

Dalam sebuah kajian, Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA merujuk shahih Muslim tersebut hukumnya adalah makruh tanzih. Larangan itu berlaku karena mengenakan cincin di kedua jari tersebut adalah tindakan yang menyerupai kaum Luth. Ustaz Khalid juga mengatakan bahwa larangan tersebut berlaku untuk laki-laki dan perempuan.

Adapun mengenakan cincin di jari manis dibolehkan, dan di jari kelingking menjadi sunnah karena Rasulullah mengenakan cincin di jari kelingking.

Dari Anas bin Malik, ia berkata: “Nabi saw. biasa mengenakan cincin di sini.” Anas berisyarat pada jari kelingking di tangan kiri. (HR. Muslim)

Hikmah mengenakan cincin di jari kelingking adalah tidak mengganggu aktivitas dan jauh dari pelecehan karena letaknya di jari paling pinggir, mengutip dari rumaysho.com.

Baca Juga: Benarkah Yoga Bisa Atasi Masalah Kulit?
Isabel Tramp Siap Menuai Sukses di Dunia Fesyen dan Musik

Pendapat lain-merujuk pada Imam Nawawi dalam Kitab Syarh Muslim-mengatakan bahwa para ulama sepakat bahwa sesuai sunnah, cincin laki-laki dikenakan di jari kelingking, sedangkan untuk perempuan diletakkan di jari mana saja. Wallahu a’lam bishshawab.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya