she.id

#SHEISINSPIRING: Jialyka Maharani, Milenial Termuda di DPD RI

#SHEISINSPIRING: Jialyka Maharani, Milenial Termuda di DPD RI
Memimpin sidang paripurna DPD RI bersama Sabam Sirait, Oktober 2019 (Instagram @jialyka.maharani)

She - Jialyka Maharani, anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan ini sempat menarik perhatian publik. Lantaran, Jialyka didaulat sebagai pimpinan sidang dalam sidang paripurna DPD RI, awal Oktober lalu.

Bukan hanya itu, Jialyka masih jadi perbincangan publik atas prestasi yang diraihnya sebagai anggota DPD. Perempuan kelahiran 20 September 1997 ini, merupakan sosok pemula yang berhasil lolos ke Senayan.

Jialyka yang baru berusia 22 tahun merupakan merupakan putri Bupati Ogan Ilir (OI), Ilyas Panji Alam. Ia mengungkapkan kebanggaan atas prestasi yang diraihnya tersebut.

“Ini prestasi luar biasa bagi saya, karena saya pemula, kalau yang lain sudah bisa dibilang pahamlah dan senior, kalau saya masih junior,” ujar Jialyka dilansir dari Tribunnews.

Jialyka juga mengungkapkan alasannya memilih menjadi anggota DPD ketimbang menjadi angota DPR RI. Baginya menjadi anggota DPD lebih memiliki ruang lingkup yang lebih luas untuk memajukan daerah.

Kalau DPR RI terbagi di dapil-dapil, sedangkan kalau di Provinsi dan Kabupaten/ Kota, lebih kecil. Harapan saya, dengan cakupan DPD yang lebih luas, saya dapat membawa aspirasi lebih besar dan bermanfaat untuk lebih banyak masyarakat,” ujar Muslimah berhijab ini.

Tak hanya itu, ia juga menambahkan jika sesungguhnya ia belum memiliki pengalaman banyak dalam partai politik. Masuk ke Senayan menurutnya akan menjadi satu langkah awal yang akan membuka banyak kesempatan di masa depan, termasuk untuk berkiprah di partai politik.

Jialyka yang merupakan lulusan Program Vokasi Komunikasi Universitas Indonesia (UI) itu berhasil meraih simpati masyarakat dengan mengumpulkan 337.954 suara (data KPU).

Baca Juga: Arvilla Delitriana dan Jembatan Lengkung Terpanjang di Dunia
#SHEISINSPIRING: Pebalap Ayustina Priatna Siap Hadapi SEA Games

Sebagai generasi muda, Jialyka mengaku untuk tidak lelah belajar dan membekali ilmu sebanyak mungkin.

Ditanya tentang visi, ada dua hal utama yang ingin ia capai. Pertama, mengembangkan industri kreatif khususnya yang dapat mengakomodasi generasi milenial. Kedua, pemberdayaan perempuan sebagai madrasah utama, yang tidak hanya mengajarkan anak menjadi pintar tapi juga berakhlak baik.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya