she.id

Hati-Hati, Shopaholic Bisa Jadi Gangguan Mental

Hati-Hati, Shopaholic Bisa Jadi Gangguan Mental
ilustrasi belanja pakaian (shutterstock).

She - Harbolnas yang diadakan setiap akhir tahun adalah saat yang tepat mengincar koleksi kesukaanmu. Karena biasanya di Hari Belanja Online Nasional banyak barang yang didiskon mengingat sejumlah produk akan berganti model di tahun berikutnya.

Tapi jangan sampai kalap ya, karena ternyata banyak yang belanja tidak sesuai dengan yang mereka butuhkan, alias hanya untuk kesenangan sesaat.

Jika sudah begitu jangan sampai kamu jadi shopaholic yang undercontrol. Karena kondisi seperti itu bisa jadi kamu kena gangguan mental. Seram, kan!

Seorang Ahli psikologi klinis dari Hannover Medical School Jerman, Profesor Astrid Mueller mengatakan bahwa orang yang kecanduan belanja sebenarnya sedang mengalami gangguan kejiwaan.

Kecanduan belanja yang dimaksud Mueller tersebut, mengarah pada Compulsive Buying Disorder (CBD) atau gangguan belanja kompulsif.

Berdasarkan laporan PsychGuides, CBD pernah berada di bawah istilah gangguan kontrol impuls, yang identik dengan kleptomania atau dorongan untuk mencuri. Mereka juga sering merasakan dorongan untuk merasakan kecemasan yang hanya dapat diredakan dengan berbelanja.

Istilah lain untuk ganguan CBD adalah oniomania yang berasal dari Bahasa Yunani 'onios' yang artinya dijual, dan 'mania' yang bermakna kegilaan.

Para ahli menggambarkan seorang oniomania dapat memiliki keinginan yang sangat menggebu-gebu untuk membeli barang, hingga hilang kendali terhadap diri sendiri.

Baca Juga: Cantik & Modis, Begini Tips Pakai Hijab Kekinian
Ingin Wangi Parfum Awet, Perhatikan Jenis dan Cara Penggunaannya

Kecanduan belanja diakui sebagai penyakit mental hanya beberapa minggu setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi juga menyebut kecanduan games sebagai gangguan mental.

Dalam banyak kasus, mereka mungkin merasa bahagia setelah selesai berbelanja, tapi perasaan itu terkadang tercampur dengan kecemasan atau rasa bersalah. Perasaan itulah yang mendorong mereka untuk kembali berbelanja.

Namun dalam efek jangka panjang yang dirasakan oleh shopaholic adalah cenderung menghadapi masalah keuangan, dan mereka juga banyak yang kewalahan dengan utang.

Nah, sebelum hasrat belanjamu bertransformasi jadi gangguan mental, mulailah membiasakan diri mengontrol keinginanmu.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya