she.id

MilenialFest 2019: Jadilah Leader, Bukan Sekadar Survivor Era 4.0

MilenialFest 2019: Jadilah Leader, Bukan Sekadar Survivor Era 4.0
Para speakers dalam sesi "Layani Generasi Kita" di MilenialFest (14/12/19)

She - MilenialFest 2019 yang mengambil tema “Lompatan Kemajuan” berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta pada Sabtu (14/12/19). Para peserta MilenialFest terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, komunitas, dan kalangan profesional.

Panitia mencatat lebih dari 1300 orang hadir memenuhi Balai Sarbini mengikuti acara perdana yang disiapkan untuk menjadi event tahunan ini.

MilenialFest terdiri dari inspiring speech, conference, sharing session, dan policy forum. Acara ini digagas sebagai tempat bertemunya para pemimpin, inovator, dan influencer dengan para anak muda.

“MilenialFest menghadirkan tokoh pemerintahan, tokoh politik, founder gerakan, orang di balik startup, dan para aktivis lintas bidang. Kami ingin mengapresiasi mereka yang telah memberi dampak positif tapi belum terekspos. Begitu juga sebaliknya, kami menghadirkan influencer yang sudah terekspos, tapi banyak yang belum tahu kontribusi sosial mereka,”ujar M. Arief Rosyid, penggagas MilenialFest.

Tema “Lompatan Kemajuan” dipilih untuk dapat memacu anak muda berpikir tentang bagaimana dan apa yang bisa mereka berikan sebagai kontribusi untuk bangsa ini. Para generasi muda diharapkan bisa melompat maju karena masa depan Indonesia berada di tangan mereka.

Topik-topik yang disajikan MilenialFest terbilang komprehensif karena menyentuh sektor kehidupan masyarakat terkait kreativitas, kehidupan sosial, dan kehidupan bernegara. Di antaranya adalah Masa Depan Profesi, Layani Generasi Kita, Pemimpin Sebagai Pencerita: Menggerakkan Melalui Narasi, serta Menjadi Game Changer.

Para speakers memberikan penjelasan yang singkat namun padat kepada generasi milenial yang hadir yang diikuti dengan sesi tanya jawab dan kesimpulan.

Baca Juga: Rachel Vennya: Semua Orang Bisa Jadi Influencer!
Pasar Toleransi di Festival Relawan 2019

Para peserta MilenialFest diajak untuk memandang diri mereka dan Indonesia melalui spektrum sektor dan permasalahan yang dihadapi bangsa ini. Mulai dari bagaimana mempersiapkan SDM Indonesia yang berkualitas sejak prakonsepsi (sebelum kehamilan), hingga mengkritisi profesi di masa depan, menyebarkan virus kepedulian dan toleransi di antara generasi muda, membangun bisnis berkelanjutan, memastikan kesadaran dan kesiapan keterampilan digital, membuka wawasan seputar investasi, sekaligus mencermati kondisi demokrasi di Tanah Air.

View this post on Instagram

Hari ini berbagi cerita di Milenial Fest, tentang bagaimana BUMN membangun talenta-talenta muda Indonesia. Millenials dikenal dengan generasi yang creative, connected dan confident. Tentu untuk menyesuaikan dengan karakteristik millennials ini kami akan melakukan transformasi pola kerja yang bertujuan untuk meningkatkan skills dan produktivitas karyawan. Saya ingin SDM di Kementerian BUMN memiliki: complex problem-solving skills, memiliki critical thinking, creativity, people management, collaboration, memiliki emotional intelligence, judgement and decision making, berorientasi service, juga memiliki kemampuan negosiasi dan kecerdasan kognitif. Semoga yang saya sampaikan hari ini di Milenial Fest dapat bermanfaat dan menjadi semangat untuk belajar karena kalian lah pemimpin masa depan Indonesia.

A post shared by Erick Thohir (@erickthohir) on

Di antara pembicara yang hadir adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kominfo Johny G. Plate, Menparekraf Wishnutama, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Staf Khusus Presiden Aminudin Ma’ruf, Walikota Bogor Bima Arya, Ketum BPP HIPMI Mardani Maming, Politisi Ahmad Sahroni, Politisi Fahri Hamzah, Kaukus Muda Parlemen Puteri Komarudin, Dirjen Aptika Kominfo Semuel Arbijani, CEO KitaBisa Alfatih Timur, Founder ThinkPolicy.ID Andhyta Utami, Ketum AVGI (Asosiasi Olahraga Video Games Indonesia) Rob Clinton, dan Social Volunteer Rachel Vennya.

Para speakers MilenialFest membuka lebar wawasan generasi milenial untuk aware terhadap era 4.0, beradaptasi, serta membangun kesiapan diri untuk tak hanya survive dan berkontribusi tapi juga menjadi leader untuk Indonesia di masa depan. Bravo MilenialFest!

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya