she.id

Tanaman Vetiver, Pencegah Banjir dan Erosi Terbaik di Dunia

Tanaman Vetiver, Pencegah Banjir dan Erosi Terbaik di Dunia
rumput vetiver alias akar wangi

She - Baru-baru ini Presiden Joko Widodo memilih tanaman vetiver sebagai salah satu tanaman pencegah banjir dan longsor di kawasan hulu sungai. Tanaman ini akan ditanam di lahan perbukitan untuk menutupi permukaan tanah sehingga lebih mampu menahan air dan mencegah longsor.

Lalu apa sebenarnya tanaman vetiver, berikut she rangkumkan bagaimana tanaman ini menjadi pilihan yang tepat untuk mencegah banjir dan longsor.

Dikutip dari situs Wikipedia, vetiver atau Chrysopogon zizaniodes, di Indonesia dikenal dengan sebutan rumput akar wangi. Tumbuhan ini termasuk famili Poaceae dan masih sekeluarga dengan serai dan padi.

Tanaman yang berasal dari India ini telah lama dikenal sebagai sumber wewangian atau minyak atsiri. Secara tradisional biasanya akar wangi hanya dikeringkan di bagian akarnya kemudian disimpan di lemari baju sebagi pengharum pakaian atau benda-benda penting seperti batik dan keris.

Vetiver dapat tumbuh sepanjang tahun dan dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 700-1600 mdpl. Akarnya dapat tumbuh sangat dalam dan masif hingga mencapai 3-4 meter hanya dalam kurun waktu satu tahun setelah ditanam, sehingga vetiver mampu mengikat kuat tanah dan sulit terbawa oleh arus air yang deras.

Jika ditanam dengan rapat vetiver dapat menyaring sedimen sebagai penyebar air. Bahkan ketika ditanam pada tanah yang mudah terkikis atau tidak stabil vetiver tetap akan mengikat kuat tanah disekitarnya.

Baca Juga: Dukung Gaya Hidup Ramah Lingkungan, Ini Tipsnya Buat Pemula
Lima Pulau Baru Muncul Akibat Mencairnya Es di Rusia

Karena kekuatannya maka nutrisi dan kelembabannya akan terjaga dengan baik. Sehingga sangat cocok untuk menanam tanaman lain yang memerlukan nutrisi tinggi setelah ditanami vetiver.

Tak salah jika tanaman yang tahan hama dan tahan api ini disebut dengan “tanaman perawat pada tanah yang sakit.”

Tanaman Vetiver akan membentuk tanaman pagar jika ditanam berderet secara rapat sehingga sangat efektif memperlambat dan meyebarkan limpasan air.  Cara kerja akarnya seperti besi kolom yang menembus lapisan tanah dan secara bersamaan dapat manahan partikel tanah dengan akar serabutnya.

Dikutip dari laman lipi.go.id, vetiver dengan ciri morfologis dan fisiologis uniknya disebut sebagai tanaman yang paling baik menahan erosi pada lereng curam dibanding sistem lain yang telah diuji coba.

Penggunaan vetiver sebagai pagar tumbuhan akan membentuk lapisan pelindung di sepanjang lereng yang berfungsi memperlambat erosi dan menampung tanah longsoran sehingga menghasilkan terasering alami.

 

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya