she.id

Dilanda Besar Pasak Daripada Tiang, Segera Cari Penyebabnya!

Dilanda Besar Pasak Daripada Tiang, Segera Cari Penyebabnya!
Mmm...segera perbaiki apa yang salah dengan dirimu.

She - Kamu kerap bingung mengapa uang selalu menipis di tengah bulan, bahkan habis sebelum akhir bulan. Tanggal gajian belum tiba. Mau tak mau, kamu harus meminjam uang dari saudara atau sahabat.

Yuk, cari tahu penyebab mengapa kamu masih saja berada dalam kondisi besar pasak dari tiang. Jangan sampai di tahun 2020 ini kondisi finansialmu menjadi bertambah buruk.

Berikut beberapa faktor yang bisa jadi penyebab masalahmu.

1# Faktor Alami

Apa yang disebut faktor alami? Tak lain adalah pemasukan yang memang jumlahnya lebih kecil daripada pengeluaranmu. Biaya hidup yang super primer seperti listrik, air, dan kebutuhan makan sehari-hari ternyata lebih besar dari jumlah gaji yang kamu dapatkan dalam satu bulan.

2# Peristiwa Tak Terduga

Pemasukanmu memang tidak terlalu besar, namun sejatinya mampu mencukupi berbagai kebutuhan hidup. Sayangnya, uang tersebut tidak menyisakan jumlah yang cukup untuk meng-cover kebutuhan mendadak yang tak terduga. Atau misalnya, simpanan sisa uangmu hanya cukup menutupi satu kebutuhan mendadak. Sementara dalam satu bulan, bisa terjadi musibah atau hal-hal tak terduga lainnya.

3# Gaya Hidup

Gaya hidup cenderung boros juga bisa menjadi penyebab mengapa kondisi finansialmu selalu “besar pasak daripada tiang”. Kamu merasa memiliki gaji besar hingga kerap kalap untuk memberi barang-barang yang bukan tergolong kebutuhan primer.

Ladies, jujurlah dalam menganalisis penyebab keterpurukan finansialmu. Ketika kamu sudah mengetahui faktor penyebabnya, segeralah bertindak.

Kunci utamanya adalah membuat perencanaan keuangan sesuai kondisi finansial saat ini. Renungkan kembali dan bukalah mata lebar-lebar terhadap berbagai alternatif produk kebutuhan hidup sehari-hari yang harganya lebih terjangkau.

Dari sekian merek, pilihlah produk dengan harga paling murah setelah mengecek kualitasnya. Atau, misalkan kamu sudah kadung cocok dengan satu produk, berhematlah dalam pemakaiannya.

Tentang listrik dan air misalnya, jelilah untuk menentukan bagaimana cara menghemat keduanya dengan baik. Perhatikan ‘primetime’ pukul 17.00-21.00 untuk menghindari penggunaan listrik terlalu besar.

Jika kamu sudah mendefinisikan ulang kebutuhan hidupmu, kamu bisa berpikir jernih untuk mencari pemasukan tambahan. Kamu bisa menjadi freelancer, konsultan, atau memulai wirausaha tanpa modal besar (misalnya dengan menjadi dropshipper).

Baca Juga: Hati-Hati Gaslighting dalam Pernikahanmu!
Halal Park, One Stop Solution Produk Halal Indonesia

Jika masalahmu adalah godaan dalam urusan gaya hidup, renungi kembali tujuan hidupmu. Apakah kamu memilih untuk banyak bersenang-senang tapi menderita setiap bulan? Carilah cara lebih hemat untuk bisa menikmati hari-harimu. Pilih juga teman yang tidak menjerumuskanmu untuk boros.

Selanjutnya, jangan lupakan menabung. Langsung sisihkan 30% uangmu untuk disimpan, jangan ditunda-tunda.

Terakhir, jangan malas bersedekah. Sedekah adalah cerminan dirimu. Sedekah membawa barakah. Dan sedekah akan memperbanyak rezekimu. Jangan pernah meragukannya.

Stick to the plan, dan nikmatilah hari-harimu yang terlepas dari masalah finansial.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya