she.id

Shinjiro Koizumi Jadi Hot Daddy Terpopuler di Jepang Karena Ini

Shinjiro Koizumi Jadi Hot Daddy Terpopuler di Jepang Karena Ini
Menteri Lingkungan hidup ini dituduh mendongkrak popularitas dengan mengambil paternity leave. (foto: Bloomberg)

She - Masyarakat Jepang dikejutkan dengan berita Menteri Lingkungan Hidup Shinjiro Koizumi mengambil cuti untuk mengurus bayi laki-lakinya yang lahir 17 Januari 2020.

Paternity leave tersebut sangat jarang terjadi. Di tahun 2018, hanya 6% ayah bekerja di Jepang melakukannya, padahal kesempatan tersebut terbuka lebar. Jepang dikenal dengan ‘kelonggaran’ bagi para ayah karena mereka bisa mengambil cuti sampai satu tahun lamanya (demikian pula untuk para perempuan pekerja).

Bagaimana pun, ayah mengurus anak bukanlah sebuah kondisi yang lazim di Jepang. Mayoritas suami menyerahkan urusan rumah tangga kepada istrinya agar bisa fokus bekerja mencari nafkah untuk keluarga. Masyarakat Jepang dikenal dengan para laki-lakinya yang sangat sedikit mau terjun mengurus urusan rumah tangga.

Ilustrasi ayah dan bayinya. (megrybickiphotography.com)

Mariko Oi dari Bbc.com menjelaskan bahwa banyak ayah muda yang takut menghadap bos mereka untuk meminta cuti karena takut akan berdampak buruk bagi perkembangan karir mereka. Banyak rumor menyebutkan ayah yang mengambil cuti lalu kembali berkarir lagi tidak akan berada pada posisi strategis alias menempati ‘bangku cadangan’.

Namun kemudian ada sejumlah politikus dan pemimpin perusahaan yang menjalani paternity leave. Mereka mengatakan hal tersebut baik-baik saja.

Hingga kini, Shinjiro Koizumi adalah laki-laki dengan jabatan tertinggi yang berinisiatif mengambil cuti untuk mengurus anaknya yang baru lahir. “Saya ingin mengubah mindset masyarakat tentang ayah yang memilih cuti. Semoga dengan ini, akan ada perkembangan yang lebih baik,” ujar laki-laki yang lahir 14 April 1981 itu.

(Nytimes)

Tapi tetap saja banyak orang skeptis tentang keputusan cuti Shinjiro. Mereka mengaitkan keputusan tersebut dengan karir politiknya. Dalam hal politik, politikus Partai Demokrat Liberal ini memang kerap dinilai tidak berpengalaman dan arogan. Para pengkritik mencurigai keputusan anak kedua mantan PM Jepang Junichiro Koizumi itu mengambil paternity leave semata untuk menaikkan popularitasnya—demi naiknya elektabilitas.

Meski demikian, andaikan memang benar keputusan Shinjiro itu berkaitan dengan permainan politik, tetap saja hal itu menjadi angin segar di Jepang. Diharapkan, para calon ayah yang kelak ingin memanfaatkan jatah paternity leave tidak akan takut menghadap pimpinan mereka. Shinjiro juga menyadari keputusannya tersebut pasti menimbulkan kontroversi.

Selama cuti, ia tetap akan bisa mengadakan rapat melalui video conference sambil terus berkoordinasi dengan Wakil Menteri.

Baca Juga: Siapa Melakukan Ini, Allah Beri Jalan Keluar dari Setiap Masalah
3 Jurus Ampuh Jadikan Hidupmu Aman Secara Finansial

Shinjiro Koizumi menikah di tahun 2019 dengan Christel Takigawa, seorang pembaca berita lepas. Shinjiro dengan setia menemani proses persalinan istrinya lalu mengumumkan momen bahagia itu kepada media. “Saya ingin membesarkan anak saya seperti ayah saya membesarkan saya,” kata Shinjiro kepada wartawan yang menunggu detik-detik kelahiran bayinya.

 

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya