she.id

11 Februari: International Day for Women and Girls in Science

11 Februari: International Day for Women and Girls in Science
Ketimpangan gender masih sangat terasa di bidang sains dan teknologi (foto: blogs.agu.org)

She - Tahukah Sahabat She, tanggal 11 Februari setiap tahun ditetapkan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sebagai Hari Internasional Perempuan dan Anak Perempuan di Bidang Sains.

Dilansir dari situs resmi United Nations, International Day of Women and Girls in Science adalah salah satu wujud nyata dukungan PBB terhadap sains dan kesamaan gender dalam agenda Sustainable Development.

Keputusan tersebut didasarkan pada resolusi Sidang Umum PBB tanggal 22 Desember 2015 dan telah diimplementasikan oleh UNESCO dan UN Women.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan bahwa masyarakat harus memanfaatkan potensi diri secara maksimal da membongkar stereotip kesetaraan gender demi menjawab tantangan di abad 21.

“Mari berjanji mengakhiri ketimpangan gender di bidang sains pada Hari Internasional Perempuan dan Anak Perempuan di bidang Sains ini,” ujar Guterres.

Data UNESCO menyebutkan hanya ada 30% pelajar perempuan yang memilih bidang STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics) sepanjang 2014-2016. Proses belajar-mengajar di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika sudah masuk ke dunia pendidikan sejak tahapan kelompok bermain hingga post-doctoral.

Baca Juga: Isi Waktu Senggang, Ikuti 5 Komunitas Unik di Jakarta Ini
Ibu Profesional Ajak Ibu Indonesia Bangga Jadi Ibu

Secara global, tercatat bahwa pendaftaran pelajar perempuan dalam TIK (Teknik Informatika dan Komputer) juga sangat rendah yaitu 3%, Ilmu Alam, Matematika, dan Statistik yaitu 5%, serta bidang Teknik, Manufaktur, dan Kontruksi yaitu 8%.

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya