she.id

Membaca Tren Fashion Muslim 2021-2022
membaca tren fashion muslim 2020. foto. dok Dyandra Promosindo

She - Salah satu acara unggulan yang selalu dinanti dari gelaran Muslim Fashion Festival (MUFFEST) adalah hadirnya program Indonesia Trend Forecasting (ITF). ITF menjadi agenda penting bagi para pelaku industri yang ingin menciptakan produk yang sesuai dengan tren di pasar dan masyarakat. Kemampuan membaca pasar menjadi hal yang mutlak bagi para pelaku industri kreatif.

Staf Ahli Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Joshua Puji Mulia Simanjuntak, mengatakan bahwa ITF merupakan acara unggulan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sebelum Bekraf dilebur ke dalam Kementerian Pariwisata.

View this post on Instagram

#MUFFEST2020

A post shared by Muslim Fashion Festival (@muslimfashionfestival) on

Pihaknya juga akan terus berusaha untuk menghadirkan kegiatan tersebut untuk mendukung perkembangan industri. “Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat berguna bagi para pelaku industri dalam mengembangkan produk”, katanya, saat membuka sesi talkshow Trend Forecasting 2021 – 2022.

Dina Mediani, Fashion Consultant ITF, mengatakan bahwa bicara mengenai tren tidak hanya berbicara mengenai warna, style, detail dan sebagainya,  tetapi mengenai apa yang menjadi latar belakang hadirnya tren tersebut. Tren sangat berhubungan erat dengan gaya hidup atau lifestyle.

Baca Juga: Resmi Dibuka, Muffest 2020 Kawal Negeri Jadi Kiblat Fesyen Dunia
5 Tahun Wardah Mengawal Langkah Desainer Tanah Air di Muffest

Lebih jauh mengenai tren, Isti Dhaniswari, Trend Expert ITF, Isti Dhaniswari menjelaskan bahwa ada banyak faktor yang mendorong terjadinya perubahan hingga menciptakan tren. Beberapa faktor tersebut antara lain faktor lingkungan, teknologi, gender, dan manusia.

Saat ini, kepedulian mengenai lingkungan semakin meningkat, termasuk di industri fashion. Kepedulian akan lingkungan menciptakan empat kelompok perubahan yang membentuk tren yaitu kelompok essential, spiritual, exploitation, dan exploration.

View this post on Instagram

#MUFFEST2020

A post shared by Muslim Fashion Festival (@muslimfashionfestival) on

Berdasarkan pengelompokan ini, beberapa tren yang diprediksi akan banyak muncul di tahun 2021-2022 antara lain desain-desain dengan tema seperti soft minimal, light, clean, fresh & simple, serta wavy, dan tema-tema urban, retro, authentic/naïve, casually wacky, dan boxy.

Tren untuk kelompok spiritual akan didominasi oleh tema-tema budaya dengan kearifan lokal dan bernuansa alam. Tema tren untuk kelompok exploitation terlihat dari desain-desain yang serba maksimal atau bahkan hiperbola. Untuk kelompok exploration, tema desain akan banyak dipengaruhi oleh teknologi dan mengesankan desain yang eksentrik, futuristik, radikal, absurd, dan dreamy.

 

Artikel ini bermanfaat?
sekarang juga!

komentar

Terbaru Lainnya